Teori dan Contoh

Teori tidak selalu bisa diganti (disubstitusi) dengan contoh-contoh kasus (case examples), walaupun pemahaman suatu teori bisa diperkaya dan diperdalam dengan memberikan ilustrasi contoh-contoh kasus. Sebanyak apapun kasus-kasus contoh yang bisa dibangkitkan tetap hanyalah subset (cakupan bagian) dari teori. Oleh karena itu dalam pengajaran suatu teori harus dijelaskan dahulu makna dan batasannya kemudian diperkaya dengan contoh-contoh kasus nyata. Sebagai contoh teori momentum (tumbukan) bisa saja diperkaya dengan contoh contoh kasus pada mobil yang tabrakan, kinematika partikel gas dalam tabung, benturan bola dengan raket tenis dan lantai, kapal laut yang menumbuk ombak, dll. Namun semua contoh itu tidak bisa mewakili secara lengkap (menyeluruh) makna dan cakupan dari teori tumbukan (momentum theory). Prinsip di atas perlu kita terapkan dalam pengajaran dan dalam belajar.

Leave a Reply